[TRAVEL DIARIES] Ritual Sakral Ngarebong, Kesiman

 

Hampir seluruh ritual adat di Indonesia merayakan puji syukur kelahiran, selamatan rumah baru, kematian, penghormatan terhadap alam atau bumi (panen, laut, gunung berapi). Penghormatan terhadap alam bertujuan untuk keharmonisan hubungan antara manusia dengan Tuhan, manusia dengan sesama manusia, dan manusia dengan alam.

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Salah satunya yang saya hadiri di Bali adalah upacara Ngerebongan, Pura Pentilan Kesiman, Denpasar Timur, Kota Denpasar. Tradisi Ngerebongan ini sudah ada sekitar tahun 1937. Bukan hanya dari desa adat Kesiman, tapi ada juga dari Sanur, Pamogan, Sawangan, sekaligus 31 desa di sekitar Kesiman.

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Ritual Ngerebong ini dilaksanakan setiap 6 bulan sekali, di Pura Dalem Kesiman. Pada Ngerebong ini ada ritual  menusuk keris ke dada. Dalam bahasa Bali disebut “Ngurek” dan berbagai gerakan tari yang dilakukan secara tidak sadar atau “kerahuan” oleh para penari atau peserta ibadah terpilih. Kerauhan ini sendiri memiliki spesifikasi tersendiri yang lebih mendalam. Namun jangan samakan kerauhan dengan kerasukan karena kerauhan dilaksanakan dalam sebuah ritual keagamaan yang terdapat pemuput upacara (pemangku pura).

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Berdasarkan hal tersebut kekuatan suci yang masuk dalam tubuh merupakan manifestasi-Nya. Akan tetapi jika tanpa adanya faktor-faktor seperti lokasi pelaksanaan harus berada di tempat suci (pura), adanya prosesi sakral maka terjadi kerauhan pada seseorang lebih tepat dikatakan kerasukan. Hal ini kemudian perlu dipertanyakan apa yang merasuki orang tersebut? Serem? Ndak ah. Selama kita menghormati langit dan bumi yang kita pijak dan hati kita bersih, alam pasti paham.

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Tips memotret ritual yang padat pengunjung.

  1. Datang lebih awal untuk bisa memetakan posisi pengambilan gambar terbaik. Liat situasi dan berbicaralah dengan orang-orang sekitar tentang ritual sehingga kita tahu prosesi dan tidak akan kehilangan momen.
  2. Jangan bawa peralatan yang terlalu heboh dan membuat gerak tubuh kita tidak fleksibel.
  3. Berpakaian yang sesuai dengan adat istiadat setempat. Ingat ini “rumah” mereka jangan sok tahu.
  4. Jangan egois mengejar foto hingga tidak menghormati kesakralan ritual, misalkan menggunakan flash saat-saat dibutuhkan fokus dan konsentrasi.
  5. Gunakan akal sehat, berbuat yang masuk akal tanpa perlu seseorang mengingatkan apa yang boleh dan tidak.
  6. Bawa handuk dan air putih agar tidak terkena dehidrasi.
  7. Simpan tutup lensa di tas. Gak perlu tutup lensa selama acara, agar kita sigap dalam segala momen.
  8. Selamat memotret!

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

*Semua foto menggunakan #Olympus #OMD #EM5MarkII & #EM10MarkII #Zuikolens #75mm F 1.8 dan #1240mm F2.8 

[Tips Fotografi] Memotret Makanan Untuk Sosial Media

Melihat foto makanan kok kayaknya gampang banget gitu, tapi setelah dicoba….bisa jambak-jambak rambut sendiri karena makanan yang mau kita foto tampak tidak lezat….kzl kan? Padahal rumusan food photography kalo kata para fotografer profesional yang bekerja khusus untuk moto makanan adalah makanan yang di foto harus terlihat begitu enak sehingga orang jadi lapar dan ingin menggigit halaman kuliner.

Egg Station - Hotel dimana ini ya? Lupa....moto oleh penulis pakai ponsel edit VSCO

Egg Station – Hotel dimana ini ya? Lupa….moto oleh penulis pakai ponsel edit VSCO

Tapi itu kan kata mereka yang memang kerjaannya disana, kalau kalian cuman ingin motret untuk keperluan instagram dan facebook? Ya sama aja! Kalo ndak keliatan enak ya udah gagal aja itu foto….trus bagaimanakah supaya terlihat enak? Konsep! 

Foto makanan itu adanya di konsep. Bagaimana kalian bisa menterjemahkan makna dari makanan tersebut kedalam sebuah foto. Ya kalo kalian berada di cafe, coba deh manfaatin properti yang ada di cafe tersebut untuk memperkuat makanan dan minuman yang akan kita foto.

Breakfast - Home Mate, Seminyak Bali

Breakfast – Home Mate, Seminyak Bali photo by penulis  (belum di edit sama sekali)

Foto di atas itu murni bener diriku lagi mau sarapan bersama teman dan begitu liat ada tempat lucu depan hotel kami langsung aja kami berdua rempong banget. Semua properti kita pinjam dari mbaknya, mulai dari serbet, itu lada dan garam…voila! Cahaya yang dipakai itu ya cahaya alami aja, kaca jendela ada di belakang foto….jadi posisi kita menghadap ke jendela supaya bisa dapat cahaya yang menyenangkan.

Apakah foto makanan harus blur-blur atau basa canggihnya bokeh? Ndaklah! Ada sih fotografer pro yang membuat teori katanya foto makanan kudu bokeh….ndaklah! Kalo makanannya ribet semacam kepiting atau yang banyak tekstur….kita pake diafragma (F) besar lalu kemudian close up motonya….ya jadi kacau….foto capit doang yang keliatan. Apa enaknya ngeliat capit doang?

Gurame Bakar - foto oleh penulis dengan menggunakan ponsel edit VSCO cam

Gurame Bakar – foto oleh penulis dengan menggunakan ponsel edit VSCO cam

Korea BBQ  foto oleh penulis dengan menggunakan ponsel

Korea BBQ foto oleh penulis dengan menggunakan ponsel

Foto makanan itu peraturannya cuman 1 = harus terlihat enak dan bikin ngiler. Namanya konsep pemotretan jangan batasi dirimu dengan peraturan justru membuat karya fotonya jadi terkungkung. Kalau teknis foto ya memang tegas dan jelas peraturannya….kan teknis foto itu matematika tetapi kalo konsep ya ndak toh?

Tips :

  1. Pencahayaan/lighting itu segalanya!
  2. Keep it simple
  3. Pakai/gunakan props/properti yang sederhana
  4. Gunakan sedikit minyak untuk efek glossy (tapi kalo di restoran mungkin coba minta  olive oil)
  5. Masukkan sedikit unsur manusia dan aktifitasnya (ini sebenernya bagian dari konsep)

Berikut beberapa foto contoh dan selamat mencoba! Terima kasih.

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Photo by me – OLYMPUS OMD Em10MarkII Zuikolens 45 mm F1.8

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Photo by me – OLYMPUS OMD EM10MarkII Zuiko Lens 45 mm F1.8

 

Ice Thai Tea Photo by @dailyaima Processed with VSCOcam with hb2 preset

Ice Thai Tea Dapoer si Teteh Photo by @dailyaima – Iphone Processed with VSCOcam with hb2 preset

Sirloin Pinchos foto oleh penulis (nah ini contoh dari penggunaan bokeh untuk fokus ke daging yang di colek ke saosnya)

Sirloin Pinchos foto oleh penulis (nah ini contoh dari penggunaan bokeh untuk fokus ke daging yang di colek ke saosnya)

Cheese Cake Photo by Peny Pujiati - Huawei Phone Processed with VSCOcam

Cheese Cake Photo by Peny Pujiati – Huawei Phone Processed with VSCOcam

Steak Photo by Peny Pujiati - Huawei Phone Processed with VSCOcam

Steak Photo by Peny Pujiati – Huawei Phone Processed with VSCOcam

Photo by Peny Pujiati - Huawei Phone Processed with VSCOcam

Photo by Peny Pujiati – Huawei Phone Processed with VSCOcam

Photo by Peny Pujiati - Huawei Phone Processed with VSCOcam

Photo by Peny Pujiati – Huawei Phone Processed with VSCOcam

Photo by @gabynelwan (instagram)

Photo by @gabynelwan (instagram)

Photo by @gabynelwan (instagram)

Photo by @gabynelwan (instagram)