[Photo Talk] “Food & Travel Photography”

 

Instagram Sasha

Halo Medan!

Olympus Cross Community Workshop
“Food & Travel Photography” by Marrysa Tunjung Sari @Poeticpicture

Bersama Olympus di kota Medan, aku akan berbagi tentang membuat foto kuliner dan perjalanan secara praktis namun menarik. Nanti saat workshop kita juga akan coba memotret food fotografi dalam travel.

Buat kalian para blogger atau pengguna social media yang hobi mengunggah foto makanan yuk ketemuan. Jangan lupa, catat tanggal dan segera daftar workshopnya pada hari Sabtu 18 Juni 2016 bertempat di Harbour9 Dinning & Bar.

Pendaftaran :
Nisa (Kuliner Medan ) : 0812 6091 1290

Berlaku untuk semua user kamera digital merek apapun
Biaya Pendaftaran Rp30.000 termasuk buka puasa bersama.

Lucky Draw
Hands On Kamera & Lensa (Pro & Premium) Olympus
Tempat Terbatas

Detail Acara :
Sabtu, 18 Juni 2016
pukul 14:00 – buka puasa
Harbour9 Dinning & Bar (Forum Nine Building Level G), Jl. Imam Bonjol no 9
Medan – Sumatra Utara

Supported by :
Citilink
Archa Photo
Kuliner Medan
Paprika
Harbour9

 

Advertisements

[Tips Fotografi] Memotret Makanan Untuk Sosial Media

Melihat foto makanan kok kayaknya gampang banget gitu, tapi setelah dicoba….bisa jambak-jambak rambut sendiri karena makanan yang mau kita foto tampak tidak lezat….kzl kan? Padahal rumusan food photography kalo kata para fotografer profesional yang bekerja khusus untuk moto makanan adalah makanan yang di foto harus terlihat begitu enak sehingga orang jadi lapar dan ingin menggigit halaman kuliner.

Egg Station - Hotel dimana ini ya? Lupa....moto oleh penulis pakai ponsel edit VSCO

Egg Station – Hotel dimana ini ya? Lupa….moto oleh penulis pakai ponsel edit VSCO

Tapi itu kan kata mereka yang memang kerjaannya disana, kalau kalian cuman ingin motret untuk keperluan instagram dan facebook? Ya sama aja! Kalo ndak keliatan enak ya udah gagal aja itu foto….trus bagaimanakah supaya terlihat enak? Konsep! 

Foto makanan itu adanya di konsep. Bagaimana kalian bisa menterjemahkan makna dari makanan tersebut kedalam sebuah foto. Ya kalo kalian berada di cafe, coba deh manfaatin properti yang ada di cafe tersebut untuk memperkuat makanan dan minuman yang akan kita foto.

Breakfast - Home Mate, Seminyak Bali

Breakfast – Home Mate, Seminyak Bali photo by penulis  (belum di edit sama sekali)

Foto di atas itu murni bener diriku lagi mau sarapan bersama teman dan begitu liat ada tempat lucu depan hotel kami langsung aja kami berdua rempong banget. Semua properti kita pinjam dari mbaknya, mulai dari serbet, itu lada dan garam…voila! Cahaya yang dipakai itu ya cahaya alami aja, kaca jendela ada di belakang foto….jadi posisi kita menghadap ke jendela supaya bisa dapat cahaya yang menyenangkan.

Apakah foto makanan harus blur-blur atau basa canggihnya bokeh? Ndaklah! Ada sih fotografer pro yang membuat teori katanya foto makanan kudu bokeh….ndaklah! Kalo makanannya ribet semacam kepiting atau yang banyak tekstur….kita pake diafragma (F) besar lalu kemudian close up motonya….ya jadi kacau….foto capit doang yang keliatan. Apa enaknya ngeliat capit doang?

Gurame Bakar - foto oleh penulis dengan menggunakan ponsel edit VSCO cam

Gurame Bakar – foto oleh penulis dengan menggunakan ponsel edit VSCO cam

Korea BBQ  foto oleh penulis dengan menggunakan ponsel

Korea BBQ foto oleh penulis dengan menggunakan ponsel

Foto makanan itu peraturannya cuman 1 = harus terlihat enak dan bikin ngiler. Namanya konsep pemotretan jangan batasi dirimu dengan peraturan justru membuat karya fotonya jadi terkungkung. Kalau teknis foto ya memang tegas dan jelas peraturannya….kan teknis foto itu matematika tetapi kalo konsep ya ndak toh?

Tips :

  1. Pencahayaan/lighting itu segalanya!
  2. Keep it simple
  3. Pakai/gunakan props/properti yang sederhana
  4. Gunakan sedikit minyak untuk efek glossy (tapi kalo di restoran mungkin coba minta  olive oil)
  5. Masukkan sedikit unsur manusia dan aktifitasnya (ini sebenernya bagian dari konsep)

Berikut beberapa foto contoh dan selamat mencoba! Terima kasih.

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Photo by me – OLYMPUS OMD Em10MarkII Zuikolens 45 mm F1.8

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Photo by me – OLYMPUS OMD EM10MarkII Zuiko Lens 45 mm F1.8

 

Ice Thai Tea Photo by @dailyaima Processed with VSCOcam with hb2 preset

Ice Thai Tea Dapoer si Teteh Photo by @dailyaima – Iphone Processed with VSCOcam with hb2 preset

Sirloin Pinchos foto oleh penulis (nah ini contoh dari penggunaan bokeh untuk fokus ke daging yang di colek ke saosnya)

Sirloin Pinchos foto oleh penulis (nah ini contoh dari penggunaan bokeh untuk fokus ke daging yang di colek ke saosnya)

Cheese Cake Photo by Peny Pujiati - Huawei Phone Processed with VSCOcam

Cheese Cake Photo by Peny Pujiati – Huawei Phone Processed with VSCOcam

Steak Photo by Peny Pujiati - Huawei Phone Processed with VSCOcam

Steak Photo by Peny Pujiati – Huawei Phone Processed with VSCOcam

Photo by Peny Pujiati - Huawei Phone Processed with VSCOcam

Photo by Peny Pujiati – Huawei Phone Processed with VSCOcam

Photo by Peny Pujiati - Huawei Phone Processed with VSCOcam

Photo by Peny Pujiati – Huawei Phone Processed with VSCOcam

Photo by @gabynelwan (instagram)

Photo by @gabynelwan (instagram)

Photo by @gabynelwan (instagram)

Photo by @gabynelwan (instagram)

Background, Lock Screen, Wallpaper

Gambar pada layar monitor komputer ataupun telpon genggam bisa menjadi “pelarian” untuk refreshing dari pemandangan yang monoton. Entah itu gambar selfie, keluarga, pemandangan hingga motif dan tekstur. Telpon genggam dan personal computer di rumah bisa menjadi dua hal yang sangat pribadi sifatnya. Kita memilih untuk melakukan personalisasi pada dua gadget milik kita tersebut.

 

Semua gambar pada semua gadget saya berasal dari foto karya sendiri, saya lebih memilih foto yang simple dan repitisi. Daun dan pantai adalah dua hal yang selalu menjadi pilihan untuk hiasan latarbelakangnya. Beberapa kali saya mengintip telpon genggam ibu dan bapak saya, mereka memilih foto keluarga dan selfie masa muda sebagai latar belakangnya. Menarik sekali melihat apa yang orang lain pilih untuk menemani kenangan dan “refreshing” ini.

 

Untuk itu saya minta bantuan Ary @mozta_ untuk membantu mengintip gambar apa saja yang ada pada layar telpon genggam teman-teman, puluhan partisipasi terus masuk malam itu. Kesimpulan : pilihan itu memang personal sekali.

Wallpaper saya, tergantung mood antara pantai dan daun.

Wallpaper saya, tergantung mood antara pantai dan daun.

Wallpaper tentang Idola

Wallpaper tentang Idola

Wallpaper tentang Idola

Wallpaper tentang Idola

Pilihan tokoh kartun

Pilihan tokoh kartun

Kenangan, keluarga, suasana

Kenangan, keluarga, suasana

Kenangan, keluarga, suasana

Kenangan, keluarga, suasana

Kenangan, keluarga, suasana

Kenangan, keluarga, suasana

selfie, mengingatkan diri dll

selfie, mengingatkan diri dll

Karya foto favorit, perjalanan, kenangan

Karya foto favorit, perjalanan, kenangan

Karya foto favorit, perjalanan, kenangan

Karya foto favorit, perjalanan, kenangan

Karya foto favorit, perjalanan, kenangan

Karya foto favorit, perjalanan, kenangan

Karya foto favorit, perjalanan, kenangan

Karya foto favorit, perjalanan, kenangan

simbolik

simbolik

Simbolik,  artistik

Simbolik, artistik

Binatang piaraan

Binatang piaraan

Harapan, bucket list

Harapan, bucket list

tulisan

 

foto diri, selfie

foto diri, selfie