BIGOLO, PEJANTAN DARI KAMPUNG SEBELAH

Gigolo dan kini ada bigolo? Hahahahaha apa sih itu? #barutahu ada Bigolo. Ternyata itu sebutan canda bagi kaung. Babi jantan yang tugasnya berkeliling desa sebagai pejantan bagi babi-babi betina atau dalam bahasa bali disebut Bangkung. Fakta #barutahu ini saya temui di jalanan kota Bangli beberapawaktu lalu.

Mr Bigolo

Mr Bigolo

Terkejut dengan penglihatan di pinggir jalan, seorang bapak setengah baya berjalan dengan membawa babi jantan berukuran besar. Langsung secepatnya meminta teman untuk menghentikan mobil dan mengejar si bapak. Bapak yang paham bahwa saya ingin memotret, segera menyuruh untuk berlari kedepan dan mengambil gambar dari depan.

“Pak galak ndak?” tanya saya.

“Ndak dek, mau pegang?” ujarnya

Saya sempat pegang kepalanya dan mr Bigolo nampak tidak keberatan dan terus berjalan. Bapak menjelaskan dengan cepat bahwa dia baru saja mengantar Bigolo “bertugas” di kampung sebelah dengan imbalan sekitar 200-300 ribu sekali mengawinkan satu ekor betina. Wah! Sepertinya profesinya bigolo bisa jadi idaman ya buat para pejantan lainnya (ngomongin babi lo yaaaa)….soalnya dengan pekerjaannya ini, bigolo terbebas dari panas arang dan bumbu dapur hahahahahha…..sampai jumpa lagi bigolo!

#barutahu Taken with Olympus Pen EPL8 Zuiko 12 mm F 2.0

Advertisements

One thought on “BIGOLO, PEJANTAN DARI KAMPUNG SEBELAH

  1. iyoskusuma says:

    Wih.. Udah bersetubuh, dibayar pula! Hahaha. Jangan-jangan bigolo ini muncul dari istilah ‘babi gigolo’?

    Baru tau sih kalo babi pejantan bisa dibisnisin kaya gini.. Hehe.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s